Tips dan Cara Pasang Keramik Lantai untuk Hunian Anda

16 November 2022

Penggunaan keramik sebagai alas lantai hunian sudah tidak perlu diragukan lagi. Pasalnya, menggunakan keramik sudah sangat umum dan populer dijadikan opsi sebagai alas hunian, mulai dari ruang tamu, teras, dapur, hingga kamar mandi.

Hasil penampilannya yang cantik dan mudah dibersihkan membuat keramik sangat populer untuk digunakan. Tak hanya itu, keramik tersedia dalam berbagai pilihan bentuk dan motif sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan desain hunian Anda.

Lantas, bagaimana cara pasang keramik lantai di hunian Anda? Apakah bisa memasang keramik lantai sendiri tanpa perlu tenaga tukang? Dengan memahami cara memasang keramik di bawah ini, tentunya Anda bisa mengerti teknik pemasangan yang rapi dengan hasil yang memuaskan.

 

Cara Pasang Keramik Lantai Hunian

Terdapat beberapa langkah yang perlu dilakukan ketika memasang keramik. Hal ini bertujuan agar keramik dapat terpasang dengan tepat dan memberikan hasil yang memuaskan. Berikut ini adalah langkah cara pasang keramik lantai.

1. Lengkapi Kebutuhan Alat dan Bahan

Langkah pertama yang perlu dilakukan tentunya memastikan ketersediaan alat dan bahan yang Anda butuhkan. Hal pertama yang perlu Anda sediakan adalah keramik. Pastikan keramik yang akan Anda pasang sudah sesuai dengan motif dan ukuran yang Anda butuhkan. Untuk berjaga-jaga, sediakan stok keramik lebih dari perencanaan awal sebagai cadangan ketika sudah masuk ke dalam proses pemasangan.

Perlengkapan selanjutnya yang perlu Anda sediakan seperti perekat keramik atau semen khusus keramik, pengisi nat, papan aplikator, meteran, benang, pensil, dan tile spacer. Semakin lengkap alat dan bahan yang Anda siapkan, semakin mudah pula Anda mengerjakan langkah selanjutnya dalam pemasangan keramik hunian.

2. Ketahui Ukuran Luas Lantai Ruangan

Cara pasang keramik lantai selanjutnya adalah Anda perlu melakukan pengukuran lantai hunian Anda menggunakan meteran. Ukur masing-masing sisi lantai ruangan hingga seluruh sisi telah terukur.

Ketika sudah diukur, Anda perlu memberikan tanda dari bagian tengah masing-masing sisi agar seluruh sisi bertemu di satu titik di tengah ruangan. Hal ini bertujuan agar ruangan terbagi ke dalam empat area dengan jarak dan luas yang sama.

Apabila sudah diberi tanda, pasang benang mengikuti garis meteran. Pemasangan benang sesuai dengan garis tanda yang sudah dibuat akan berfungsi sebagai acuan instalasi keramik Anda. Jika sudah, Anda akan melihat area ruangan yang sudah terbagi ke dalam empat area menggunakan benang.

3. Pasang Keramik Tanpa Semen Terlebih Dahulu

Tahap selanjutnya adalah melakukan simulasi dari pemasangan keramik terlebih dahulu. Pada tahap ini, Anda perlu mengatur tata letak keramik sesuai dengan acuan benang yang sudah Anda buat.

Perlu diingat, pada tahap ini hanya simulasi peletakan keramik saja, bukan memasang keramik menggunakan semen atau perekat keramik. Pasang keramik dari bagian tengah terlebih dahulu sampai ke bagian ujung.

Ketika mengatur tata letak keramik, gunakan tile spacer yang bertugas memberi jarak pada keramik agar posisi keramik tetap simetris dan sejajar.

4. Rendam Keramik dalam Air

Selanjutnya, ketika Anda sudah mengatur tata letak, saatnya Anda untuk merendam keramik-keramik tersebut ke dalam wadah berisi air. Tahap cara pasang keramik lantai ini penting karena pori-pori keramik dapat menyerap air sehingga tertutup.

Tak hanya itu, proses ini juga dapat membantu keramik menjadi lebih lentur dan mudah diaplikasikan di atas perekat keramik nantinya. Cara ini dilakukan jika menggunakan perekat keramik konvensional, apabila menggunakan perekat keramik instan tahap ini dapat dilewati.

5. Pasang dengan Perekat Keramik

Tahap selanjutnya adalah tahap yang krusial, yaitu mengaplikasikan perekat keramik pada lantai hunian sesuai dengan tata letak keramik yang sudah diatur sebelumnya. Pastikan perekat keramik atau semen khusus keramik yang akan Anda gunakan berkualitas dan memiliki daya rekat yang kuat.

Ketika memasang keramik, penting untuk mengimplementasikan beberapa tips yang akan kami sampaikan berikut ini:

 

  • Pastikan Anda memulai aplikasi di satu area lantai terlebih dahulu dibandingkan langsung mengaplikasikan perekat keramik di seluruh area lantai hunian.
  • Pastikan perekat keramik yang Anda gunakan sudah tercampur dengan air dan tidak ada kerikil yang menempel.
  • Ketika mengoles perekat keramik di lantai hunian, gunakan papan aplikator agar perekat dapat teroles dengan tipis dan rata.
  • Gunakan sarung tangan untuk menghindari semen perekat yang menempel di sela kuku.

 

Ketika perekat keramik sudah teraplikasikan dengan baik di lantai hunian, Anda bisa melanjutkan ke tahap pemasangan keramik. Pasang keramik di atas perekat dan tekan secara perlahan.

Ketika sudah tertempel, tekan kembali dengan papan berjenis apapun yang bisa membantu menekan keramik agar tidak ada keramik yang ketinggiannya tidak rata.

Lanjutkan proses ini ke empat area lainnya yang sudah Anda bagi sebelumnya. Tidak lupa untuk menggunakan tile spacer di masing-masing keramik sebagai pemberi jarak.

 

6. Aplikasikan Pengisi Nat Keramik

Ketika seluruh keramik telah terpasang dengan sempurna, Anda perlu mendiamkan keramik hingga kering sepenuhnya. Ketika sudah kering, Anda bisa mulai mengaplikasikan nat keramik yang sudah diberi campuran air. Pastikan untuk menggunakan pengisi nat keramik terbaik sehingga tidak ada celah yang kopong.

Nat keramik sendiri berguna dalam mengisi celah atau sela antar keramik. Anda bisa menggunakan alat aplikator permukaan datar untuk mengaplikasikan nat. Jangan lupa untuk memastikan seluruh celah telah terisi penuh dengan pengisi nat keramik.

Ketika sudah teraplikasi, diamkan nat keramik selama 5-15 menit lamanya. Nat keramik yang berantakan bisa Anda bersihkan menggunakan spons dengan hati-hati agar tidak menetes ke bagian nat lainnya.

 

Rekomendasi Perekat dan Pengisi Nat Terbaik dari PT Adiwisesa Mandiri (AM)

Cara pasang keramik lantai sangat bergantung dengan produk perekat keramik dan pengisi nat keramik yang akan Anda gunakan. Agar hasil pemasangan sempurna dan maksimal, gunakan produk perekat dan nat keramik dari AM yang sudah terbukti jaminan kualitasnya. Berikut ini adalah rekomendasi produk perekat dan nat keramik dari AM.

 

1. AM 42

Kami merekomendasikan Anda untuk menggunakan perekat keramik terbaik dari AM, yaitu AM 42. Produk AM 42 sendiri merupakan perekat keramik yang diformulasikan khusus untuk pemakaian indoor, area kering dan basah, serta lantai dan dinding untuk jenis konstruksi apapun.

Produk ini memiliki daya rekat yang kuat sehingga keramik dapat melekat dengan sempurna tanpa ada udara yang terperangkap di dalamnya. AM 42 juga dapat mencegah Anda mengalami keramik kopong di masa mendatang. Gunakan AM 42 untuk hasil terbaik bagi keramik hunian Anda.

2. AM 51

AM 51 merupakan pengisi nat keramik yang baik dan tahan terhadap jamur dan asam. Produk nat ini diproduksi dengan menggunakan teknologi modern, sehingga sangat cocok untuk kebutuhan pekerjaan konstruksi. Sifat anti-asamnya juga membuat produk ini dapat Anda gunakan dengan mudah.

Selain itu, produk AM 51 juga memiliki bahan yang bersifat tahan air, sehingga bisa digunakan di ruangan kering maupun basah.

Selain kokoh, hasil juga tidak mudah retak dan tersedia dalam banyak pilihan warna. Oleh karena itu sangat cocok untuk konstruksi pada berbagai jenis keramik.

Setelah mengetahui cara pasang keramik lantai di atas beserta dengan rekomendasi produk perekat dan nat keramik terbaik dari AM, kini Anda bisa mulai mempraktekkannya langsung pada hunian Anda.

Untuk informasi produk lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi situs PT Adiwisesa Mandiri di sini. Anda juga bisa mendapatkan informasi dan tips lainnya terkait konstruksi rumah di sini. Hubungi kami di sini untuk informasi seputar AM lebih lengkap.