Mengatur Gaya Hidup dengan Smart Lighting

27 January 2021

Kita semua sadar bahwa perkembangan teknologi digital saat ini membuat kenyamanan dalam menjalani kehidupan jadi ikut terpenuhi. Tentunya karena inovasi-inovasi yang memang didorong oleh kebutuhan manusia untuk dapat lebih menikmati hidup. Ini berlaku untuk segala hal, baik itu soal gaya hidup, maupun untuk urusan tempat tinggal. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Statista dalam kategori Smart Home, diprediksi bahwa pada pada tahun 2025 ada sekitar 20% rumah di seluruh dunia bakal mengusung konsep smart home. Ciri-ciri yang paling menonjol dari penerapan smart home adalah penggunaan peralatan atau perabotan yang berbasis Internet of Things (IoT) dan tak lepas dari keberadaan Wi-Fi. Misalnya yang sudah banyak diterapkan, televisi atau pengaturan perangkat pencahayaan.

 

Pada tulisan kali ini kita akan mengupas smart lighting yang bukan hanya sekedar lampu saja, tapi satu perangkat pintar pengaturan pencahayaan.

 

 

Apa sih smart lighting? Singkat kata, dengan smart lighting kita semua bisa mengatur pencahayaan di rumah dengan mudah, dan juga lebih efisien. Pengaturan pencahayaan ini biasanya dilakukan lewat ponsel atau smartphone, sehingga penciptaan suasana di rumah agar sesuai dengan aktivitas kita dapat dilakukan dengan sangat mudah. Dengan sistem smart lighting, Anda dapat mengontrol pencahayaan di rumah lewat aplikasi, dengan suara atau menggunakan smart control. Namun jangan kuatir karena sakelar lama yang sudah Anda miliki masih tetap dapat difungsikan, sehingga secara singkat bisa disimpulkan bahwa sistem smart lighting ini membantu menyederhanakan dan meningkatkan kualitas hidup penggunanya.

 

Ok, sepertinya sudah cukup jelas ya pengertian dari smart lighting, lalu bagaimana dengan penerapannya? Nah ini yang menarik, karena fitur-fitur yang ditawarkan oleh smart lighting ini membuat kegiatan mendekorasi rumah kita pun jadi bisa dilakukan dengan mudah.

 

Sebagai contoh yang menurut saya cukup representable jika membicarakan smart lighting adalah produk-produk dari Philips yang mungkin akan saya jelaskan terlebih dahulu bagaimana dengan cerdasnya teman-teman di Philips ini merancang solusi pengaturan cahaya untuk rumah langsung melibatkan bola lampunya juga dengan dukungan teknologi digital.

 

Cara Philips memberikan solusi untuk smart lighting adalah dengan merilis dua produk yang bisa menjadi pilihan, perlu dicatat keduanya menggunakan aplikasi, dimana yang satu (Philips Hue) terhubung dengan sebuah alat semacam digital hub yang disebut dengan bridge, yang kemudian terkoneksi ke aplikasi. Sementara yang lainnya (Philips Wi-Fi LED), lampunya langsung terhubung ke aplikasi lewat koneksi Wi-Fi.

 

Dengan perbedaan ini maka membuat pengaturan cahaya di rumah selain ada banyak opsi, juga memberikan kemudahan pengaturan karena teknologi digital yang digunakan tersebut.

 

Pada Philips Hue pengontrolan lampu itu dilakukan dengan 2 pilihan cara yaitu dengan Bluetooth (a) atau dengan Bridge(b) dimana keduanya terhubung dengan aplikasi khusus yang dinamakan Hue Bluetooth apps atau Hue apps.

 

 dengan Bluetooth, menggunakan lampu Philips yang kompatibel dengan bluetooth (1), lalu download dan install aplikasi Hue Bluetooth.

 

 

 

Sedangkan penggunaan Philips Hue dengan Bridge adalah juga dengan menggunakan lampu Philips yang kompatibel dengan bluetooth (1), lalu koneksikan pada Hue Bridge (2) dan diakhiri dengan mendownload dan menginstall aplikasi Hue (3)

 

 

 

Perbedaan yang mendasar jika dibandingkan dengan Philips Wi-Fi LED adalah, kita bisa menyebutkan bahwa Philips Wi-Fi LED ini ya bohlamnya yang terkoneksi ke aplikasinya menggunakan Wi-Fi lalu instruksi bisa dilakukan lewat aplikasinya langsung atau dengan suara. Jangan salah sakelar pengaturan yang menempel di dinding masih tetap bisa difungsikan lho ya. Cukup jelas kan ya? Jadi misalnya kita ingin mengganti mood sebuah ruangan, ya tinggal mengaturnya dari aplikasi. Mood ruangan itu kan bisa diatur dari intensitas cahaya (dim) dan juga pemilihan warna dari cahaya tersebut, dan semua ini bisa diatur lewat aplikasi.

 

Begitu juga pengaturan cahaya secara otomatis mulai dari bangun tidur, menyambut kedatangan di rumah, dan juga membantu tidur kita di malam hari. Dengan demikian pengaturan jadwal pencahayaan bisa dilakukan sesuai dengan gaya hidup kita. Di aplikasi yang digunakan pun kita bisa menyimpan pengaturan cahaya tersebut dalam bentuk preset, sehingga kita tinggal memilih saja preset-preset pengaturan cahaya yang sudah disimpan tersebut. Benar-benar membuat hidup menjadi lebih mudah bukan?

 

Nah dengan demikian, jika kita menggunakan perangkat smart lighting maka urusan pengaturan cahaya untuk segala keperluan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup menjadi lebih tertata dan dipermudah.

 

Selamat datang di era smart home dengan smart lighting!