Harus Tahu! Ini Fungsi Mikrometer Sekrup dan Cara Menggunakannya
Keberhasilan proyek konstruksi bukan hanya ditentukan oleh kualitas bahan yang tepat, tapi juga akurasi dalam menggunakan berbagai alat ukur. Nah, alat yang biasa digunakan untuk mengukur material sangatlah beragam, mulai dari penggaris, meteran, jangka sorong, hingga roll meter.
Mungkin Anda sudah familiar dengan fungsi alat-alat di atas. Namun, sebenarnya ada satu alat yang perannya tak kalah penting, yaitu mikrometer sekrup. Sebenarnya apa fungsi mikrometer sekrup dalam pekerjaan konstruksi? Temukan jawabannya di sini!
Apa Itu Mikrometer Sekrup?
Mikrometer sekrup adalah alat untuk mengukur objek kecil seperti kabel, kawat halus, mur, lubang pipa, dan komponen lain yang membutuhkan ketelitian optimal. Tingkat akurasinya sangat tinggi, bahkan 10 kali lipat lebih tinggi dari jangka sorong.
Seorang ilmuwan bernama William Gascoigne menemukannya pada abad ke-17. Awalnya, William menggunakan mikrometer sekrup untuk mengukur benda luar angkasa dan jarak sudut antarbintang.
Untuk Anda yang belum mengenal mikrometer sekrup, alat ini sebenarnya memiliki beberapa bagian yang dapat membantu perhitungan secara akurat. Berikut adalah beberapa di antaranya:
- Frame bentuk U.
- Anvil (poros tetap) sebagai penahan benda.
- Spindle (poros gerak) sebagai pengatur posisi terhadap benda.
- Lock nut sebagai pengunci.
- Sleeve sebagai penunjuk skala ukur.
- Thimble (pemutar) sebagai penggerak spindle.
- Ratchet sebagai pemberi tekanan pada benda.
Baca juga: 7 Tips Lengkap Memilih Keramik Lantai yang Tepat untuk Rumah Anda
Fungsi Mikrometer Sekrup
/https%3A%2F%2Fbo.mitra10-linode.testingnow.me%2Fmedia%2Fwysiwyg%2Fblog%2FApa_Itu_Mikrometer_Sekrup.jpg)
Di dunia konstruksi, keberadaan mikrometer sekrup sangat dibutuhkan. Adapun fungsi mikrometer sekrup di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Mengukur Diameter Luar
Penggunaan mikrometer sekrup untuk mengukur diameter luar bisa dilakukan dengan memposisikan rahang geser pada objek yang akan diukur. Adapun beberapa contoh benda yang bisa diukur diameter luarnya menggunakan mikrometer sekrup adalah pipa, kabel, dan kawat.
2. Mengukur Ketebalan
Mikrometer sekrup bisa dimanfaatkan untuk mengetahui ketebalan benda yang sangat tipis. Biasanya, orang yang biasa memanfaatkan fungsi ini adalah karyawan quality control di pabrik kertas dan pegawai toko bangunan yang ingin mengukur ketebalan pelat seng dan aluminium.
3. Mengukur Kedalaman Lubang Benda
Dengan memasukkan rahang gerak mikrometer sekrup ke dalam lubang, Anda bisa mengetahui kedalaman lubang benda tersebut. Para pekerja konstruksi umumnya menggunakannya untuk mengukur lubang pipa.
Untuk mempermudah pengukuran lainnya, temukan berbagai perkakas umum di Mitra10, berikut ini:
0 terjual 0 terjual
4. Mengukur Diameter Lubang Benda
Fungsi mikrometer sekrup lainnya adalah untuk mengukur kedalaman tabung. Adapun cara pengukurannya bisa dilakukan dengan menempatkan rahang tetap di satu sisi lubang, lalu secara perlahan mendorong rahang gerak ke dalam lubang objek sampai ke titik terdalam.
Jenis Mikrometer Sekrup
Berikut adalah beberapa jenis mikrometer sekrup yang dibedakan berdasarkan fungsinya:
1. Mikrometer Dalam (Inside Micrometer)
/https%3A%2F%2Fbo.mitra10-linode.testingnow.me%2Fmedia%2Fwysiwyg%2Fblog%2F1._Mikrometer_Dalam_Inside_Micrometer_.jpg)
Sebagaimana namanya, mikrometer ini mampu mengukur diameter di dalam lubang. Mikrometer dalam terdiri dari dua tipe, yaitu tipe analog dan digital.
Mikrometer analog mengharuskan Anda membaca hasil pengukuran secara manual. Berbeda dengan mikrometer digital yang otomatis menampilkan angka hasil pengukuran pada layar.
Hasil pengukuran bisa diperoleh dengan memasukkan probe (batang ukur) ke dalam lubang lalu menggerakkannya dengan sekrup hingga mencapai dinding lubang.
2. Mikrometer Luar (Outside Micrometer)
/https%3A%2F%2Fbo.mitra10-linode.testingnow.me%2Fmedia%2Fwysiwyg%2Fblog%2F2._Mikrometer_Luar_Outside_Micrometer_.jpg)
Berbeda dengan jenis sebelumnya, jenis mikrometer sekrup yang satu ini berfungsi untuk mengukur diameter luar benda, seperti poros dan alat potong.
Mikrometer jenis ini terdiri dari 2 anvil (permukaan datar) di bagian ujungnya. Biasanya, outside micrometer ini banyak ditemukan di bengkel mesin dan sekolah teknik.
Dengan meletakkan benda di antara dua anvil dan mengencangkan sekrup hingga menyentuh benda, Anda sudah bisa menemukan hasil pengukuran yang akurat.
3. Mikrometer Khusus (Point Micrometer)
/https%3A%2F%2Fbo.mitra10-linode.testingnow.me%2Fmedia%2Fwysiwyg%2Fblog%2F3._Mikrometer_Khusus_Point_Micrometer_.jpg)
Jika Anda mencari jenis mikrometer sekrup untuk keperluan khusus seperti mengukur diameter bola atau ketebalan lembaran logam, mikrometer khusus adalah solusinya.
Jika menggunakan alat ini, pengukuran dilakukan dengan menempatkan dua titik tajam pada alat ini ke permukaan benda.
Selain menggunakan sekrup, Anda juga mungkin membutuhkan berbagai perkakas untuk memudahkannya. Untuk itu, temukan berbagai perkakas umum rumah tangga yang memudahkan pekerjaan Anda di Mitra10, berikut ini:
Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup
/https%3A%2F%2Fbo.mitra10-linode.testingnow.me%2Fmedia%2Fwysiwyg%2Fblog%2FCara_Menggunakan_Mikrometer_Sekrup.jpg)
Jika Anda sudah memiliki mikrometer sekrup di rumah tapi bingung bagaimana cara menggunakannya, simak beberapa tips berikut ini:
- Pertama, lakukan proses kalibrasi untuk memastikan mikrometer benar-benar menunjuk angka nol saat tidak ada objek antara anvil dan spindle. Anda cukup menggeser thimble mengarah ke mur utama sampai posisi sekrup dan anvil tertutup.
- Tempatkan benda yang ingin diukur di bagian anvil. Supaya tidak bergeser saat proses pengukuran, pastikan posisinya benar-benar berada di tengah dan sejajar, ya.
- Putar thimble secara perlahan sampai benda yang ingin diukur benar-benar terjepit oleh anvil dan spindle. Selanjutnya putar juga ratchet untuk mendapatkan hasil yang presisi.
- Baca skala utama (linear) dalam satuan mm atau inch pada kerangka alat. Anda juga perlu membaca skala thimble (nonlinear) yang satuannya lebih kecil, misalnya 0,05 mm atau 0,005 inch.
- Kombinasikan hasil pengukuran di skala utama dan skala thimble. Misalnya, apabila Anda melihat angka 7 mm di skala utama dan 0,37 mm di skala thimble, maka hasil pengukuran yang benar adalah 7,37 mm.
Baca juga: Panduan Memilih Jet Shower Berkualitas untuk Kamar Mandi Modern
Demikian pemaparan tentang apa itu mikrometer sekrup, fungsi mikrometer sekrup, jenis, dan cara penggunaannya. Keberadaan alat ini cukup krusial karena hasil pengukurannya sangat presisi. Dengan memahami cara penggunaannya di awal maka akan meminimalkan kesalahan pada proses lain.
Saat melakukan proyek konstruksi, pastikan Anda menggunakan alat keamanan yang dapat ditemukan di Mitra10. Mulai dari sarung tangan anti gores, sepatu boot, hingga kacamata pelindung debu, Mitra10 menyediakannya dengan lengkap untuk mendukung keamanan kerja Anda.
Selain lengkap, Anda juga bisa mendapatkan potongan harga dengan memanfaatkan promo bank di Mitra10. Tak hanya itu, jika menggunakan metode pembayaran paylater, Anda bisa membayarnya di masa mendatang. Jadi lebih hemat dan ringan, kan?
Jangan lupa berkunjung ke blog Mitra10 untuk memperoleh tips dan informasi menarik lainnya, seperti tips memilih peralatan untuk konstruksi dan panduan penggunaan beberapa alat rumah tangga.
Follow juga sosial media Mitra10 untuk info terbaru:
- Instagram: @mitra10_official
- TikTok: @mitra10_official
- X: @mitra10.official
Belanja keperluan renovasi, bahan bangunan, dan perlengkapan rumah hanya di Mitra10! Dapatkan harga promo terbaik untuk alat ukur konstruksi hanya di Mitra10! Tersedia juga Mitra10 Protection sebagai perlindungan ekstra saat berbelanja produk pilihan di Mitra10.
Baca juga: Cara Mudah Menghitung Biaya Renovasi Rumah Per Meter di 2025