Mengenal Fondasi Tapak, Jenis hingga Kelebihan & Kekurangannya

31 January 2025

Fondasi merupakan elemen penting dalam setiap konstruksi, karena berfungsi sebagai penopang utama bangunan. Salah satu jenis fondasi yang banyak digunakan adalah fondasi tapak.

Fondasi ini umumnya diterapkan pada bangunan bertingkat rendah hingga menengah, seperti rumah tinggal, ruko, dan gedung kecil, karena mampu mendistribusikan. Mari pahami lebih lanjut tentang fondasi tapak dalam ulasan di bawah ini.

Apa itu Fondasi Tapak?

Apa itu Fondasi Tapak

Fondasi tapak (foot plate) adalah jenis fondasi yang bentuknya mirip telapak tangan yang terletak di bawah tiang dan dibuat menggunakan beton bertulang. Jenis fondasi ini biasanya digunakan untuk bangunan dengan beban ringan, seperti rumah, ruko, atau bangunan bertingkat rendah.

Pada proses pembuatannya, fondasi tapak umumnya dibuat lebih besar daripada ukuran kolom di bagian atasnya agar bisa meneruskan beban ke lapisan tanah secara maksimal. Untuk kedalamannya sendiri perlu disesuaikan dengan keberadaan tanah keras agar bangunan menjadi lebih stabil dan aman.

Mitra10 menyediakan berbagai bahan bangunan yang Anda perlukan untuk rumah impian Anda:

Baca juga: Pengertian Pondasi Cakar Ayam Bangunan dan Cara Menghitung Kebutuhannya

Jenis-Jenis Fondasi Tapak

Fondasi tapak terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuk dan strukturnya, berikut masing-masing penjelasannya:

1. Fondasi Tapak Memanjang

Pondasi tapak bervariasi berdasarkan bentuk dan strukturnya. Salah satu yang paling sederhana adalah pondasi tapak tunggal, yang digunakan pada rumah tinggal dan menopang satu kolom atau tiang.

2. Fondasi Tapak Tunggal

Pondasi tapak memanjang digunakan untuk menopang beberapa kolom yang tersusun sejajar. Bentuknya yang memanjang membantu menyebarkan beban ke tanah secara merata, sehingga cocok untuk bangunan dengan konfigurasi kolom beraturan. Dalam konstruksi modern, fondasi tapak memanjang ini semakin populer karena efisiensinya. 

3. Fondasi Tapak Rakit

Fondasi tapak rakit adalah jenis fondasi yang berbentuk plat beton bertulang besar yang mencakup seluruh atau sebagian besar area bangunan.

Fondasi ini digunakan untuk menopang beban dari beberapa kolom atau dinding sekaligus dan sangat cocok untuk tanah dengan daya dukung rendah.

4. Fondasi Tapak Gabungan

Pondasi tapak gabungan menggabungkan pondasi tapak dan tiang untuk menopang bangunan, terutama pada tanah dengan daya dukung rendah.

Metode ini membantu mendistribusikan beban secara lebih merata dan mengatasi masalah tanah lunak. Dengan pondasi ini, bangunan menjadi lebih kokoh, stabil, dan aman.

Bahan Pembuatan Fondasi Tapak

Bahan Pembuatan Fondasi Tapak

Pembuatan fondasi tapak memerlukan beberapa bahan bangunan yang umum digunakan dan mudah didapatkan. Beberapa bahan yang diperlukan tersebut, di antaranya besi beton, pasir beton, semen, pecahan batu atau kerikil berukuran sekitar 3 cm, dan semen.

Dapatkan semen dengan kualitas terbaik dari Mitra10 berikut ini:

Baca juga: Kenali 20 Jenis-Jenis Semen Ini Dulu Sebelum Bangun Rumah!

Kelebihan Fondasi Tapak

Jika dibandingkan dengan jenis fondasi lain, fondasi tapak mempunyai sejumlah keunggulan, di antaranya sebagai berikut:

  • Biaya yang dibutuhkan cenderung lebih terjangkau.
  • Proses pengerjaannya lebih mudah karena tidak memerlukan penggalian tanah yang terlalu dalam. Selain itu, proses pemasangannya juga lebih sederhana karena pengecorannya dapat dilakukan di lubang galian.
  • Memiliki kemampuan menahan bobot bangunan hingga 4 lantai.
  • Memiliki daya dukung yang tahan lama.
  • Ideal untuk tanah yang stabil.
  • Bisa digunakan di berbagai jenis bangunan, mulai dari rumah hingga gedung bertingkat rendah.

Kelemahan Fondasi Tapak

Selain memiliki keunggulan, ada pun beberapa kelemahan fondasi tapak yang penting untuk dipertimbangkan adalah sebagai berikut:

  • Tidak cocok digunakan untuk tanah yang labil, seperti tanah liat dan tanah gambut.
  • Tidak cocok untuk bangunan dengan beban yang sangat berat karena kedalaman fondasi ini terbatas.
  • Berisiko retak jika terjadi pergerakan tanah yang signifikan.
  • Proses pengeringannya membutuhkan waktu cukup lama hingga bisa dipindahkan ke posisi lubang fondasi.
  • Pembuatannya memerlukan keahlian khusus

Proses Pembangunan Fondasi Tapak

Proses Pembangunan Fondasi Tapak

Beberapa langkah dalam membuat atau membangun fondasi tapak adalah sebagai berikut:

  • Mempersiapkan lahan dengan melakukan pembersihan dan penggalian tanah sesuai kebutuhan.
  • Membuat bekisting dari kayu atau material lain untuk proses pencetakan fondasi.
  • Memasang tulangan baja sesuai desain struktur fondasi.
  • Mencampurkan beton dengan material lain, seperti semen, pasie, serta kerikil atau pecahan batu.
  • Mengecor beton dengan menuangkan campurkan beton ke dalam bekisting dan meratakan permukaannya.
  • Merawat beton dengan menyiram menggunakan air secara berkala untuk mencegah keretakan.

Temukan berbagai alat yang Anda butuhkan dalam konstruksi bangunan di Mitra10:

Jadi, bisa disimpulkan bahwa fondasi tapak adalah salah satu jenis fondasi yang banyak digunakan untuk bangunan bertingkat rendah hingga menengah karena kemampuannya dalam mendistribusikan beban secara merata ke tanah.

Dengan perhitungan yang tepat dan pemasangan yang benar, fondasi tapak dapat memberikan kestabilan serta daya dukung yang optimal bagi bangunan.

Itulah berbagai informasi tentang pondasi tapak yang perlu Anda pahami agar pembangunannya lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa berkunjung ke blog Mitra10 untuk tips dan informasi menarik lainnya, mulai dari desain interior, bahan bangunan, sampai rekomendasi aksesoris rumah.

Follow juga sosial media Mitra10 untuk info terbaru:

- Instagram: @mitra10_official

- TikTok: @mitra10_official

- X: @mitra10.official

Belanja keperluan renovasi, bahan bangunan, dan perlengkapan rumah hanya di Mitra10! Dapatkan harga promo terbaik untuk material bangunan rumah hanya di Mitra10! Tersedia juga Mitra10 Protection sebagai perlindungan ekstra saat berbelanja produk pilihan di Mitra10.

Baca juga: 10 Tips Memilih Material Bangunan yang Awet, Biar Investasi Makin Long Lasting