Cara Tepat Untuk Pilih Semen Berkualitas
Semen bisa dibilang sebagai salah satu material utama dan terpenting dalam proses pembangunan rumah seperti pengerjaan struktur beton, plesteran, keramik dan lainnya. Semen sendiri memiliki 4 unsur utama seperti batu kapur, tanah liat, pasir kwarsa serta pasir besi dan ke empat unsur utama ini menjadi penentu kualitas pada semen.
Untuk merek dari semen sendiri sudah sangat banyak bisa Sahabat Mitra temukan di toko-toko material & bahan bangunan, namun, terkadang kita bingung merek mana yang memiliki kualitas semen yang terbaik. Supaya kita tidak salah pilih semen dan menyesal nantinya, simak cara berikut supaya Anda bisa mendapatkan semen yang berkualitas.
1. Pastikan Semen yang Dipilih Masih Baru
Dalam hal ini, kita tidak mungkin menanyakan ke pemilik atau karyawan toko apakah semen yang dijual masih tergolong baru atau sudah lama, karena bisa saja mereka tidak berkata jujur kepada Anda. Setidaknya, semen yang bisa dikategorikan sebagai semen berkualitas adalah semen yang disimpan paling lama 1 bulan. Lakukan pengecekan dengan menekan luar kemasan dengan ujung jari, jika terasa keras, berarti semen sudah lama disimpan dan kualitasnya sudah mulai berkurang. Semen yang baru atau berkualitas biasanya akan terasa lunak seperti menekan pasir.
2. Cek Warna dan Tekstur pada Semen
Cara berikutnya setelah menekan permukaan karung semen, yaitu dengan mengecek warna & tekstur dari semen itu sendiri. Semen yang bagus dan berkualitas seharusnya teksturnya langsung terurai, tidak menggumpal saat dipegang. Selain itu secara visual semen juga memiliki permukaan lembut seperti butiran debu. Kemudian untuk warnanya sendiri, semen berkualitas harusnya berwarna abu – abu kehijauan. Hindari untuk memilih semen dengan warna terlalu gelap karena ini berarti kandungan MgO nya terlalu tinggi dan dapat menyebabkan semen mudah retak saat digunakan.
3. Terdapat Logo SNI pada Kemasan
Cara memilih semen berkualitas paling mudah adalah dengan melihat logo SNI (Standar Nasional Indonesia) di kemasannya. Seperti yang kita tahu, SNI merupakan logo yang menunjukkan bahwa suatu produk layak dan sudah diuji kualitasnya, keamanan serta spesifikasinya sebelum dipasarkan. Pastikan semen pilihan anda memiliki logo ini jika tidak semen kalian tidak dapat terjamin kualitasnya.
4. Cek Kembali Kemasa Semen
Tips terakhir dalam memilih semen berkualitas adalah dengan memperhatikan kemasan semen. Seperti yang anda tahu bahwa mayoritas semen akan dikemas dalam kemasan (karung) berukuran 40 – 50 kg. Nah, saat anda memilih semen merek apapun pastikan anda memperhatikan kemasannya. Pilih semen dengan kemasan yang bagus dan tidak rusak. Kemasan yang rusak bisa saja membuat kualitas, tekstur dan warna semen berubah dan terkontaminasi bakteri luar.
Setelah memutuskan untuk membeli semen yang terbaik, supaya kualitasnya tetap terjaga, jangan lupa ya untuk disimpan dengan benar. Karena hal tersebut juga bisa mempengaruhi kualitas semen itu sendiri. Temukan berbagai kebutuhan semen dan bahan bangunan lainnya di toko Mitra10 terdekat, atau bisa langsung berkunjung ke mitra10.com. Belanja bahan bangunan & keperluan rumah, kapanpun dimanapun!