Cara Cuci Mobil yang Tepat Agar Cat Tidak Rusak
Saat ini, metode pencucian mobil bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti cara manual menggunakan tangan, menggunakan mesin penyemprot atau menggunakan mesin cuci otomatis di tempat yang sudah disediakan. Namun, nyatanya banyak yang tidak sadar kalau mencuci dengan cara yang tidak tepat, mampu membuat cat pada mobil cepat rusak seperti baret atau menipis.
Oleh karena itu kami menyarankan supaya proses mencuci mobil pun dilakukan sendiri di rumah daripada ke tempat jasa cuci mobil, karena proses pencucian dapat dilakukan sebaik mungkin. Seperti apa proses pencucian yang baik? Berikut beberapa contohnya:
1. Mencuci Terlalu Keras Hingga Permukaan Jadi Baret
Ilustrasi kain lap mobil (PEXELS/Kaboompics.com)
Kok bisa habis cuci di jasa cuci mobil, mobil malah baret? Tentu saja bisa, pernahkah Anda mengecek kain lap atau kanebo yang digunakan saat mengeringkan mobil Anda? Biasanya, baret yang muncul setelah cuci mobil disebabkan oleh kain lap yang digunakan saat mengeringkan permukaan yang basah. Biasanya kain lap yang digunakan adalah kain lama yang sudah kotor dan permukaan kainnya sendiri sudah penuh debu yang malah membuat baret mobil.
Selalu sedia kain lap fiber atau kain karet khusus mobil di rumah supaya Anda bisa lap mobil sendiri dengan kain yang lebih bersih, halus dan penuh cinta.
2. Tekanan Air yang Kencang
/https%3A%2F%2Fbo.mitra10-linode.testingnow.me%2Fmedia%2Fwysiwyg%2Fpexels-jan-kop_iva-3354648_2.jpg)
Ilustrasi kain lap mobil (PEXELS/Jan Kopriva)
Faktor lain yang bisa merusak mobil saat cuci mobil di luar, adalah tekanan air maksimal yang digunakan pada mesin semprotan air. Biasanya mereka men-setting tekanan pada setting tertinggi supaya debu dan kotoran pada mobil bisa hilang dengan cepat. Namun, setting terlalu tinggi justru bisa berbahaya loh untuk mobil, karena tekanan yang terlalu besar berpotensi membuat cat terkelupas bahkan penyok pada permukaan.
Oleh karena itu, sediakan & gunakanlah mesin penyemprotan sendiri karena dengan begitu, Anda bisa mengatur tinggi rendah tekanan sesuai dengan kebutuhan.
3. Gunakan Jenis Sabun yang Tepat
/https%3A%2F%2Fbo.mitra10-linode.testingnow.me%2Fmedia%2Fwysiwyg%2Fpexels-natasha-filippovskaya-4665707.jpg)
Ilustrasi kain lap mobil (PEXELS/Natasha Filippovskaya)
Kain lap sudah, mesin penyemprot juga sudah, kira-kira apa lagi ya faktor penting untuk merawat permukaan mobil saat proses pencucian? Ya, sabun yang pas untuk permukaan mobil. Saat memilih sabun, perhatikan kandungan yang terdapat dalam sabun tersebut, jangan sampai menggunakan sabun dengan senyawa kimia yang terlalu keras sampai merusak cat mobil. Temukan sabun mobil yang tepat di gerai toko Mitra10 terdekat.
Itulah beberapa cara & tips agar proses pencucian mobil tidak cepat merusak permukaannya. Kesimpulan dari ketiga point tips di atas adalah: cuci mobil sendiri! Karena perawatan terbaik adalah dari pemiliknya sendiri. Temukan semua peralatan perawatan mobil di mitra10.com.